Alunan Nada Melankolik dalam Sajak

Oleh: A. Halim Ali

Melankolik merupakan sejenis nada dalam sajak yang membawa alunan dan rentak bahasa yang berunsur kesedihan, kekecewaan, rayuan dan kesayuan. Sajak-sajak yang berisi dengan nada melankolik juga membawa suasana hati yang sedih, kecewa, sayu dan merayu-rayu. Peristiwa dan pengalaman hidup manusia yang berhadapan dengan kisah penderitaan, kematian, kegagalan dan kemiskinan sering mendorong penyajak membawanya ke dalam sajak. Usman Awang dan Dharmawijaya adalah antara penyair yang sering membawa nada melankolik dalam sajak. Dalam kalangan penyair wanita pula antara yang dapat dikesan membawa nada melankolik dalam sajak termasuklah penyair Salmi Manja, Zurinah Hassan, Anis Sabirin, Zaihasra dan Nor Aini Mohammad.

Artikel ini dipetik daripada Tunas Cipta April 2016.

  • Share/Bookmark

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *